Kesalahan Utama dalam Wawancara yang Sering Terjadi

Setelah mengirimkan resume yang tak terhitung jumlahnya, Anda akhirnya memulai wawancara kerja dengan perusahaan impian Anda. Anda telah memilih pakaian yang sempurna, menyelipkan cukup banyak salinan resume Anda ke dalam folder Anda, dan mempraktikkan jawaban Anda berulang-ulang.

Dan kemudian-itu terjadi. Anda menyadari bahwa wawancara tersebut pukul 11.30, bukan 1:30. Anda melihat kesalahan pada resume Anda. Atau Anda membuat beberapa kesalahan yang benar-benar dapat dihindari yang Anda tahu, mundur dan ke depan, bahwa Anda seharusnya tidak pernah membuat orang yang diwawancarai.

Betapapun pun anda mempersiapkannya, kesalahan masih bisa terjadi selama lamaran kerja dan proses wawancara. Tapi, mereka tidak selalu berarti permainan over-ya, bahkan orang-orang yang tidak sempurna mendapatkan pekerjaan. Jika Anda telah membuat salah satu kesalahan umum ini, beberapa langkah penting dapat membantu Anda mewujudkan situasi yang buruk dengan baik.

1. Mengirimkan Resume yang Salah

Sebaiknya Anda memiliki versi resume yang berbeda untuk setiap posisi yang Anda gunakan (atau setidaknya, beberapa versi untuk jenis pekerjaan yang berbeda), terutama jika Anda melamar pekerjaan yang memanfaatkan beragam jenis keterampilan dan Pengalaman. Tentu saja-ini menghasilkan 35 dokumen berjudul beberapa versi “Resume” yang disimpan ke desktop Anda, dan ini membuat Anda berisiko mengirim yang salah. Dan terjadi bagaimana jika Anda melakukannya?

Jika resume yang Anda kirimkan hanya sedikit berbeda dari yang Anda inginkan, biarkan saja. Tapi, jika ada masalah mencolok (katakanlah, Anda melamar posisi pemasaran dan keseluruhan resume Anda berfokus pada komunikasi korporat), itu adalah cerita lain. Cobalah untuk pulih dengan mengirim email (sesegera mungkin) yang menyatakan bahwa resume yang Anda kirimkan bukanlah yang terbaik dan paling relevan untuk posisi tersebut, dan melampirkan dokumen yang benar.

Jika Anda mencetak wawancara (bahkan dengan resume yang salah), kirimkan dokumen yang benar ke manajer perekrutan sebelum pertemuan tatap muka Anda, dan bagikan salinan cetak kepada pewawancara saat Anda bertemu mereka secara langsung. Tidak perlu menunjukkan kesalahan Anda saat itu-hanya tersenyum dan berkata, “Saya membawakan salinan resume terbaru saya yang paling mutakhir.”

2. Kesalahan Jadwal

Jika Anda sedang dalam pekerjaan berburu yang benar-benar ditentukan, mudah-mudahan Anda memiliki kalender yang penuh dengan wawancara yang berbaris. Dan itu bagus-sampai Anda mencampur dua tanggal di kalender Anda, atau salah memahami arti “Selasa depan”.

Tidak ada jalan lain-sebuah kebetulan campur aduk yang membuat perusahaan wawancara berpikir bahwa mereka telah berdiri adalah kecerobohan besar. Jika Anda menemukan diri Anda dalam situasi ini, karena alasan apapun, Anda benar-benar harus segera menghubungi Anda begitu menyadari kesalahan Anda. Anda tidak perlu memberikan penjelasan panjang (atau lebih buruk lagi, celaka), nyatakan penyesalan Anda yang tulus tentang pencampuran kalender Anda. Kemudian, tawarkan untuk menjadwal ulang atau mengakomodasi jadwal manajer perekrutan.

Chi Malker, seorang penulis dan editor di Midwest, mendapati dirinya berada dalam situasi seperti itu. “Saya secara tidak sengaja mengubah informasi lokasi dan muncul di kantor yang salah pada waktu yang tepat,” akunya. “Telepon cepat dan permintaan maaf membantu saya menyelesaikan situasi, tapi saya memastikan untuk menindaklanjuti dengan catatan singkat yang ditulis tangan yang mengungkapkan Kepentingan tulus saya dalam posisi. ”

Memiliki kesalahan Anda dan melakukan usaha proaktif untuk terhubung dengan mempekerjakan manajer pada tingkat pribadi adalah apa yang dicari oleh pencari-jadi, mungkin hanya memberi Anda kesempatan kedua.

3. Terlambat untuk Wawancara

Terlambat untuk wawancara tidak selalu menjadi kesalahan Anda – tapi lebih sering daripada tidak, itu membuat kesan buruk.

Jadi, jika Anda terjebak macet, mobil kereta bawah tanah Anda rusak, atau Anda tahu ada sedikit kemungkinan Anda tidak akan sampai ke wawancara tepat waktu, cobalah untuk meringankan situasi dengan preemptively dengan menelepon cepat ke pewawancara. . Menjelaskan situasi Anda, memberi mereka kepala, dan meminta maaf sebelum Anda benar-benar terlambat akan membuat kesan yang jauh lebih baik daripada membiarkan mereka duduk di lobi, bertanya-tanya di mana Anda berada.

Yang paling penting untuk diingat adalah tidak menawarkan alasan lumpuh. Akui keterlambatan Anda, mohon maaf atas kesalahannya, dan kemudian, setelah Anda menelepon, tarik napas dalam-dalam. Ingat: Anda hanya mendapatkan satu kesempatan untuk membuat kesan pertama, dan penampilan orang yang kebingungan dan bingung mungkin bisa menjadi orang yang langgeng.

4. Membalikkan sebuah Pertanyaan dalam Wawancara

Dalam pikiran Anda, Anda memiliki jawaban yang sempurna untuk setiap pertanyaan, dan Anda mengeksekusi masing-masing dengan sempurna dengan cara yang menyoroti kekuatan dan pengalaman Anda.

Pada kenyataannya? Bila Anda diberi pertanyaan sulit tentang karir Anda dengan cepat, Anda bisa tersandung dari waktu ke waktu. Sebenarnya, semua orang melakukannya. Dan pewawancara mendapatkannya.

Jadi, jika Anda membuat masalah besar dalam menjawab pertanyaan, rileks: Ambil napas dalam-dalam, mundur, dan ulangi jawaban Anda. Anda bahkan bisa mengatakan, “Sebenarnya, dapatkah saya mengulanginya, dengan cara yang berbeda?” Aspek yang paling penting untuk kembali dari kesalahan adalah tetap dingin-pewawancara kemungkinan besar akan mengingat pemulihan Anda yang mulus dengan lebih baik daripada slip-up Anda.

Ingat, tidak ada kesalahan individu dalam proses wawancara yang harus fatal. Alih-alih membuang-buang waktu untuk menekankan apa yang bisa Anda lakukan secara berbeda, pikirkan bagaimana Anda dapat memberikan pengalaman positif. Dan itu mungkin tidak berhasil-tapi hei, Anda tidak akan pernah tahu sampai Anda mencobanya.

Iklan

Hal Sepele yang Bisa Bikin Karier Hancur

Siapa sih yang gak mau punya karir cemerlang bersinar bak bintang-bintang terang di gelapnya langit malam. Tapi kenyataannya baik sadar maupun gak, banyak orang melakukan hal-hal yang menghancurkan karirnya sendiri.

Apa saja sih 6 hal yang bukan gak mungkin bikin karir kamu hancur.

1. Gak Peduli

Bersikap masa bodoh gak mau terima masukan dan gampang mutung alias ngambek kalau diberi tahu tentang kesalahan dalam pekerjaan. Pelihara saja sikap yang seperti ini dan niscaya kamu gak bisa maju.

Ingat ya, gak ada manusia yang sempurna. Suatu saat kita pasti berbuat kesalahan. Emang sih pada dasarnya sulit buat setiap manusia untuk menerima kritikan, apalagi kalau agak keras. Ada penolakan dan ego diri yang rasanya gak terima.

Tapi, kalau kamu mau sedikit saja mendengarkan dan mengendalikan emosi, banyak loh masukan yang bisa bermanfaat. Terkadang kita gak bisa memikirkan hal-hal tertentu dan itu bisa diperoleh dari orang lain.

2. Terlalu Cepat Puas

Banyak orang terjebak dengan rasa puas yang terlalu cepat. Berpuas diri dengan posisi dan scope pekerjaan yang gitu-gitu aja. Gak mau belajar melakukan hal-hal lain di luar job desc, stagnan, monotn dan gak mau meningkatkan kemampuan.

Sudah mencapai satu keberhasilan atau hasil bagus dalam pekerjaan, lalu merasa sudah jadi juara dunia hehehe. Bangga boleh, tapi jangan gak mau berusaha mencapai keberhasilan lain yang lebih tinggi dong.

Persaingan dunia kerja keras loh, bisa-bisa kalau kayak gitu bukan gak mungkin tenaga kamu bakal diganti oleh orang lain yang lebih baik.

3. Hidup Gak Seimbang

Serius sama kerjaan dan fokus apalagi berdedikasi emang penting. Tapi, kalau gak punya waktu untuk diri sendiri kamu bakalan stres dan malah terlalu kaku. Emangnya mau jadi orang yang gak menyenangkan di dunia kerja karena kayak robot. Suka marah dan gak bisa diajak bercanda. Ih malesin banget!

Sebaliknya, kelewat santai buat hilangin stres sampai lupa diri dan jadi cenderung malas atau lalai juga pastinya bakal menghancurkan karir. Ini mah gak tahu diri dan gak bertanggungjawab namanya.

Hidup tuh musti seimbang. Kalau capek ya istirahat, ngantuk ya tidur, saatnya kerja ya kerja dong. Intinya bisa memanfaatkan waktu dengan cerdas dan bijak.

4. Terlalu Ambisius

Ambisius sebenarnya gak salah jika bisa ditempatkan dengan pas sesuai porsi buat peningkatan karir. Tapi, kalau terlalu ambisius dalam berkarir sampai-sampai jadi lupa diri bahkan menghalalkan segala cara tuh gak banget deh.

Buat orang-orang kayak gini, gak punya teman di kantor gak masalah yang penting karir bisa naik. Lalu jadi angkuh dan meremehkan rekan-rekan di kantor lainnya. Padahal kerja itu butuh kerjasama tim loh.

Keberhasilan sesuatu dalam perusahaan itu bukan hasil karya seseorang, melainkan kontribusi dari semua karyawan.

5. Gak Dewasa

Pernah dengar kalimat bijak ‘Tua itu pasti, dewasa itu pilihan’ Benar banget tuh! Lihat saja contohnya dalam penggunaan media sosial. Banyak yang suka mengupdate hal-hal yang sifatnya confidential tentang perusahaan atau bos bahkan teman kerja.

Yang lebih parahnya sering menggunakan kata-kata yang gak baik di media sosial bahkan terlalu mengumbar kehidupan pribadi dan adu mulut di media sosial. Di mana dewasanya sih sikap seperti itu?

Mana mungkin diberi kepercayaan dan tanggungjawab lebih oleh perusahaan kalau dari hal-hal sepele saja gak bisa bersikap dewasa.

6. Terlalu Banyak Teori

Gimana mau dihampiri oleh kesuksesan kalau hanya berangan-angan belaka. Berdiam diri tanpa aksi. Punya teori segudang tapi hanya ada di atas kertas atau disimpan. Ingat ya, semua orang bisa punya ide bagus. Tapi hanya sedikit yang berani merealisasikan idenya.

Jangan banyak bicara sedikit bekerja. Banyak bicara tapi performance kerja nol besar alias NATO = No Action Talk Only. Sifat yang kayak gini tuh harus dibuang jauh-jauh biar gak bikin illfeel atasan dan rekan-rekan kerja lainnya.

Dan masih banyak hal lain yang berpotensi menghancurkan karir kamu atau bikin karirmu stuck, gak bergerak, macet kayak jalanan ibukota.

Jangan biarkan dong hal-hal seperti yang disebutkan di atas menjadi bagian dari kamu. Banyak belajar, buka diri dan jangan pernah putus asa. Buang yang negatif, ambil yang positif. Yakin sama kemampuan diri sambil terus mawas diri.ith our latest news and articles.

sumber : msn.com

Teknologi Menjauhkan Perasaan Dengan Sesama

Sebagai mahasiswa di kampus saya ingat di masa lalu yang berjalan menyusuri enam penerbangan, Saya tinggal di asrama dan selalu memeriksa kotak surat saya setidaknya sekali setiap minggu. Setiap kali saya diperiksa, selama sekitar satu bulan, isinya selalu kosong.

Lalu suatu hari ketika membuka kotak surat dan mendapatkan surat dari orang tua saya. Saya tidak bisa membayangkan kepuasan dan kebahagiaan melihat surat itu untuk saya. Hal ini sangat jauh berbeda dengan mengklik email dari ibu saya yang ada di inbox saya atau membuka teks yang dikirimkan ayah saya. Hal ini sangatlah nyata. Perasaan itu masih terjadi setiap kali saya mendapatkan surat atau paket dari orang tua saya.

Dengan usia teknologi saat ini jauh lebih umum dan mudah hanya dengan duduk dan mengetik email daripada untuk meluangkan waktu dan menulis surat yang memiliki sentuhan pribadi terhadap sebuah surat.

Kemajuan teknologi yang menghubungkan antar sesama menjadikan kebanyakan orang tidak merasakan kedekatan hubungan tersebut. 

Tips dan Contoh Surat Lamaran Kerja yang Bagus

Proses melamar kerja sering kali menjadi momok menegangkan bagi calon pegawai, Hal tersebut bertambah lengkap ketika harus membuat surat lamaran kerja. Pembuatan lamaran kerja baik itu ke perusahaan kecil, menengah maupun kelas kakap tetaplah menjadikannya sebagai suatu beban yang mau tidak mau harus dijalankan.

Membuat surat lamaran kerja sebenarnya tidaklah sulit, namun karena berbagai pemikiran atau ketegangan menghadapi tempat bekerja yang baru menjadikannya suatu beban tersendiri. Dengan demikian peran sebuah contoh surat lamaran kerja sangatlah penting. Banyak contoh surat lamaran kerja yang tersebar di media internet dengan berbagai macam metode atau tehnik pembuatan dapat ditemukan dengan sangat mudah.

Meski banyak yang telah membuat contohnya, Pada dasarnya format penulisan sebuah surat lamaran kerja tidaklah jauh berbeda. Dan format penulisannya antara lain :

a. Tempat dan tanggal pembuatan surat
b. Perihal
c. Pimpinan Perusahaan tujuan melamar kerja
d. Maksud, tujuan, posisi kerja
e. Data Pribadi singkat
f.  Pengalaman kerja atau skill yang dimiliki
g. Lampiran
h. Penutup berisi harapan

Perhatikan contoh di bawah ini :

Contoh Surat Lamaran Kerja

Contoh Surat Lamaran Kerja

                                  Jakarta, 22 Agustus 2016
 Perihal :Melamar Pekerjaan       Kepada Yth.,
 Lampiran:Curriculum Vitae (CV)   Bapak / Ibu Personalia
                                  Pt. Sumber Rejeki Tiada Henti
                                  Jl. Kyai Tapa, Blok A1 No. 22
                                  Jakarta Barat

 

Dengan hormat,

Setelah mendapatkan informasi tentang ada lowongan pekerjaan di Perusahaan Pt. Sumber Rejeki Tiada Henti yang saya dapatkan dari Harian Indonesia tanggal 15 Agustus 2016, 

Maka dengan ini saya menyampaikan keinginan untuk melamar pekerjaan dan bergabung dengan perusahaan yang Bapak / Ibu pimpin. 

Adapun lowongan pekerjaan yang dimaksud adalah bagian Staff Administrasi dengan kode (SA) di perusahaan Pt. Sumber Rejeki Tiada Henti.

Berikut biodata singkat saya :

Nama                : Samsul Bahtiar

Tempat / Tgl. Lahir : Bandung, 20 Januari 1990

Agama               : Islam

Status              : Lajang

Pendidikan Terakhir : S1, Accounting, Atmajaya

Kemampuan berbahasa Inggris yang baik secara lisan dan tulisan, mampu bekerja sama dengan team dan memiliki dedikasi tinggi sesuai dengan target Perusahaan.

Selain itu, Saya pernah mengoperasikan beberapa software komputer dengan sangat baik, antara lain MS. Excell, MS. Word, MS. Access.

Sebagai bahan pertimbangan bagi Bapak / Ibu, Berikut ini saya lampirkan beberapa berkas pribadi :
  1. Fotocopy KTP
  2. Curriculum Vitae (CV)
  3. Fotocopy Ijazah S1
  4. Fotocopy Transkrip Nilai
  5. Fotocopy Sertifikat Kursus Bahasa Inggris
  6. Fotocopy Sertifikat Kursus Komputer bidang MS Office
  7. Pas Photo warna 4 x 6 sebanyak 5 lembar.
Saya sangat mengharapkan mendapatkan kesempatan wawancara dari Bapak / Ibu agar dapat menjelaskan lebih detail tentang kepribadian, kemampuan serta keahlian yang saya miliki untuk kemajuan perusahaan.

Demikian surat lamaran kerja ini dengan sebenar-benarnya, atas perhatian dari Bapak / Ibu personalia, Saya ucapkan banyak terimakasih.




                                              Hormat Saya,

                                             Samsul Bahtiar

baca juga : Pengertian dan Manfaat Curriculum Vitae

Tentunya contoh surat lamaran kerja di atas dapat Anda ubah sesuai dengan keperluan, Asalkan tidak melenceng dari ketentuan yang telah ada.  Jangan lupa persiapkan dengan sebaik-baiknya, Ada tips berikut ini yang mungkin dapat bermanfaat bagi Anda sebelum melangkahkan kaki ke perusahaan.

Tips Membuat Surat Lamaran Kerja

Berikut adalah tips membuat surat lamaran kerja yang perlu Anda perhatikan agar dapat dipersiapkan dengan baik :

  1. Gunakan Bahasa yang baik dan benar saat pembuatan surat lamaran kerja
  2. Tulis menggunakan kalimat yang sopan dan tidak mencerminkan keangkuhan
  3. Tulis dengan rapi surat lamaran Anda, Bila perusahaan memperbolehkan menggunakan printer sebaiknya menggunakan mode huruf Arial atau Times New Roman
  4. Persiapkan dan lampirkan kelengkapan surat-surat pendukung yang disyaratkan oleh perusahaan
  5. Persiapkan penampilan dengan baik namun tidak berlebihan. Mulai dari rambut, pakaian, sepatu, warna pakaian hingga minyak wangi ( jangan terlalu menyengat )

Demikianlah contoh surat lamaran kerja ini, semoga dapat memberikan manfaat.

sumber : http://hengkikristianto.com/2013/11/contoh-surat-lamaran-kerja-umum-baik-benar-terbaru.html

Pengertian dan Kegunaan Curriculum Vitae / Daftar Riwayat Hidup

Curriculum Vitae (CV) atau dalam Bahasa Indonesia disebut daftar riwayat hidup adalah dokumen yang berisi gambaran tentang pengalaman seseorang.  Sebuah CV umumnya dijumpai saat seseorang melakukan lamaran kerja.

Curriculum vitae sering kali menjadi acuan utama untuk menentukan sementara posisi kerja berdasarkan keahlian calon pegawai yang tercantum di dalamnya. Meskipun sebuah riwayat hidup berisi informasi yang sangat singkat, namun memegang peranan penting diterima atau tidaknya si pelamar kerja.

Sebuah daftar riwayat hidup seseorang harus dituliskan apa adanya, disertai dengan lampiran arsip pendukung. Hal ini penting sebagai langkah awal membuat lamaran kerja.

Lalu apakah sebuah CV mementingkan penampilan ?

Umumnya yang paling terlihat adalah format penulisan, Penggunaan bentuk masih bisa dikategorikan tidak penting. Namun bila Anda memiliki keahlian merancang penampilan maka sebaiknya dibuat yang clean. Artinya jangan terlalu banyak menggunakan gambar yang tidak perlu sehingga informasi yang ditonjolkan menjadi kabur.

Anda bisa melihat contoh curriculum vitae sebagai bahan referensi, di sini dijelaskan CV dalam bahasa Indonesia dan dalam bahasa Inggris. Tinggal Anda pilih mana yang akan digunakan.

Ok.. singkat saja pembahasan kali ini. Salam

sumber : http://contohsuratmu.blogspot.com/2016/05/contoh-curriculum-vitae-cv-surat-riwayat-hidup.html

tutorial mendaftar di paypal

Persyaratan umum

 Sebagai pemegang account Paypal harus berusia minimal 18 tahun atau lebih dan mempunyai :

1.   Alamat email : akan di gunakan sebagai username account Paypal anda nantinya

2.  Rekening bank lokal indonesia = Pengguna Paypal dari Indonesia saat ini sudah dapat menggunakan  Rekening bank lokal indonesia untuk mengaktifkan / verifikasi accountnya pertama kali.

3.   Untuk bisa menarik dana ( withdraw )  dari paypal, anda harus mempunyai rekening bank lokal seperti: BRI, BNI, BCA, Mandiri dsb. Dan tentunya nama asli di account paypal harus sama dengan nama di rekening bank anda.

Langkah-langkah tutorial pendaftaran :
Siapkan data-data anda untuk membuat account PayPal seperti Email, Nama, Alamat, Nomoor telepon, Nomor kartu kredit (Pastikan Nama, Alamat, Telepon yang akan anda isi untuk pendaftaran sama dengan data pada rekening Bank lokal yang anda gunakan).

1.     Masuk ke situs www.paypal.com

 2.    Silahkan klik untuk mendaftar (sign up).

3.    Lalu pilih tipe account yang anda inginkan, untuk pendaftar baru di Indonesia disarankan memilih yang personal account (pribadi) dahulu, anda dapat upgrade kemudian ke tipe Premiere account (primer ) atau Business account (akun bisnis ) dengan mudah dan gratis sesuai kebutuhan. Setelah itu tekan Continue

4.    Selanjutnya masukan informasi anda seperti Nama, Alamat, Telp, Email (Pastikan Nama, Alamat, Telp yang anda isi untuk pendaftaran sama dengan data di rekening bank yang anda gunakan) No. telepon di gunakan untuk menghubungi anda jika ada masalah pada rekening atau pembelian anda. Email yang anda masukan akan menjadi username PayPal anda untuk login atau bertransaksi menggunakan PayPal. kemudian Isi Password anda dengan kombinasi huruf dan angka, minimal 8 karakter. Pada Password Recovery pilih dan isikan 2 pertanyaan dan jawaban pribadi untuk mendapatkan password anda kembali jika suatu saat anda lupa password .Baca lagi User Agreement dan Privacy Policy jika diperlukan, lalu beri tanda centang pada Yes, dan ketikan kode pengaman yang berwarna kuning pada kolom yang tersedia tanpa spasi.  Periksa lagi dan pastikan Nama, Alamat, Telp yang anda isi sesuai dengan data kartu kredit atau rekening bank anda, jika sudah yakin tekan Sign Up.

5.     Dibagian selanjutnya diinstruksikan untuk memasukan Nomor kartu kredit anda yang akan digunakan untuk memasukan dana ke account PayPal anda, Jika sudah klik Add Card. Jika anda tidak ingin memasukan data kartu kredit anda sekarang klik Cancel, anda dapat memasukan data kartu kredit anda (kalau tidak punya kartu kredit maka dikosongkan saja atau isi dengan no rekening bank atau no debit card ATM) kemudian setelah itu login di halaman My Account

6.     Anda akan menerima email konfirmasi bahwa anda telah mendaftar dan untuk mengaktifkan account PayPal, buka email dari PayPal tersebut dan klik link konfirmasi yang terdapat didalamnya untuk konfirmasi bahwa anda adalah pemilik email tersebut .

7.     Setelah itu anda akan dibawa kembali ke situs PayPal lagi dan masukan password anda lagi (anda harus memasukan password anda setiap ke situs PayPal) lalu ikuti langkah selanjutnya, setelah itu anda akan masuk ke halaman My Account .

8.     Jika anda sudah memasukan data kartu kredit di halaman My Account akan ada bacaan Expanded option (pilihan), baca dengan teliti instruksinya, anda di instruksikan untuk menekan tombol Get Number untuk menjadi Verified member . PayPal (Kebenaran alamat anda sudah di cek oleh PayPal)

Jika anda tidak ingin menjadi Verified pada  saat ini, maka lewatkan bagian Expanded Version ini, klik bagian Activate Account lain waktu dihalaman My Account. Sebaiknya menjadi Verified member segera agar limit dana anda tidak dibatasi, tapi jika transaksi anda lewat Paypal termasuk bervolume kecil maka tidak di verified juga tidak apa-apa. misal menerima dana dari account paypal lain sejumlah beberapa dollar, saja maka status anda tidak terlalu berpengaruh. setelah anda melewatkan bagian Expanded Version anda akan dibawa ke halaman My Account.

Dan selesai anda telah memiliki account PayPal! Anda sudah dapat menggunakan account PayPal anda sekarang juga. Semoga bermanfaat…