Teknologi Menjauhkan Perasaan Dengan Sesama

Sebagai mahasiswa di kampus saya ingat di masa lalu yang berjalan menyusuri enam penerbangan, Saya tinggal di asrama dan selalu memeriksa kotak surat saya setidaknya sekali setiap minggu. Setiap kali saya diperiksa, selama sekitar satu bulan, isinya selalu kosong.

Lalu suatu hari ketika membuka kotak surat dan mendapatkan surat dari orang tua saya. Saya tidak bisa membayangkan kepuasan dan kebahagiaan melihat surat itu untuk saya. Hal ini sangat jauh berbeda dengan mengklik email dari ibu saya yang ada di inbox saya atau membuka teks yang dikirimkan ayah saya. Hal ini sangatlah nyata. Perasaan itu masih terjadi setiap kali saya mendapatkan surat atau paket dari orang tua saya.

Dengan usia teknologi saat ini jauh lebih umum dan mudah hanya dengan duduk dan mengetik email daripada untuk meluangkan waktu dan menulis surat yang memiliki sentuhan pribadi terhadap sebuah surat.

Kemajuan teknologi yang menghubungkan antar sesama menjadikan kebanyakan orang tidak merasakan kedekatan hubungan tersebut. 

Iklan